Home » Franchise » Syarat dan Cara Franchise Indomaret dan Alfamart Terbaru

Syarat dan Cara Franchise Indomaret dan Alfamart Terbaru

FRANCHISE INDOMARET DAN ALFAMART – Apabila Anda sedang mencari sebuah peluang bisnis yang baru, maka ada baiknya untuk melirik konsep waralaba atau franchise ritel.

Nah, dua di antara bisnis ritel yang terpercaya dan sudah tidak perlu diragukan lagi kualitasnya adalah Indomaret dan Alfamart.

Untuk biaya yang dibutuhkan untuk membuka gerai yang baru adalah sekitar 500-an juta rupiah sampai 1 miliar rupiah.

Atas biaya yang Anda bayarkan, beberapa fasilitas yang akan diperoleh diantaranya alat-alat elektronik serta non-elektronik, franchise fee untuk tambahan biaya pembayaran listrik dan juga tahun renovasi bangunan, serta ada juga promosi pembukaan gerai.

Namun, biaya ini tidak termasuk untuk sewa bangunan, ya!

Nah, ketentuan dan persyaratan antara dua raksasa ritel di Indonesia tersebut dalam membuka franchise tentu saja berbeda.

Untuk lebih jelasnya, sila simak ulasannya di bawah ini!

Franchise Indomaret

Indomaret akan memberikan beragam keuntungan bagi pengusaha yang akan mendirikan gerai.

Mulai dari pengetahuan baru mengenai toko modern, bisa memiliki jaringan distribusi terbesar, mendapat wawasan tentang potensi lokasi yang strategis, dan juga bisa mengembangkan lebih dari satu gerai.

Pada franchise Indomaret ini, risiko yang ditanggung terwaralaba juga sangat minim.

Dimana seluruh perencanaan, kecepatan distribusi, serta kelengkapan barang dagangan, dan manajemen toko secara solid akan mampu menekan semua risiko yang mungkin timbul.

Dalam hal ini, franchise Indomaret juga akan membantu dalam persiapan pengelolaan toko seperti survey kelayakan lokasi, merencanakan anggaran, studi kelayakan investasi, renovasi ruang, seleksi serta pelatihan karyawan, standar kerja dan penggajian, paket operasional toko, administrasi keuangan, dan program promosi jualan.

Nah, untuk franchise Indomaret sendiri ada beberapa langkah yang mesti Anda lakukan. Yang pertama kali adalah dengan memenuhi berbagai persyaratan, diantaranya :

  • WNI
  • Memiliki lokasi usaha pada area komersial seluas 120 hingga 200 meter persegi.
  • Mempunyai kelengkapan perizinan usaha berupa IMP atau IPB, ruang untuk usaha, UUG/HO, TDP, SIUP, NPWP, PKP, dan sebagainya.
  • Estimasi dana investasi sebesar Rp 394 juta.
  • Mempunyai jiwa enterpreneur serta fokus pada sistem ini.

Adapun tahapan kerja sama dalam franchise Indomaret ini adalah:

Presentasi pertama

Agar presentasi yang pertama ini dapat ditindaklanjuti segera, maka untuk waralaba yang telah mempunyai usulan lokasi usaha, maka bawa lah fotokopi beberapa dokumen seperti IMB, sertifikat bangunan, KK, KTP, SIUP, NPWP, TDP, PKP, dan juga denah lokasi.

DI presentasi yang pertama, akan dijelaskan mengenai besar biaya investasi, mekanisme kerjasama, SOP toko, serta keuntungan setiap bulannya.

Presentasi Kedua

Jika presentasi pertama sudah berjalan dengan efektif, maka akan dilakukan presentasi kedua dimana akan dipaparkan mengenai hasil dari survei kelayakan.

Pun, akan dijelaskan mengenai RAB (Rancangan Anggaran Belanja) yang nantinya akan menghasilkan besaran nilai investasi.

Selanjutnya, akan dilakukan penandatanganan MoU atau nota kesepakatan yang melingkupi butir pembagian tugas dari pihak Indomaret bersama terwaralaba untuk menyiapkan beberapa hal seperti pembukaan toko, renovasi bangunan, pembelian alat, seleksi, training karyawan, dan termin pembayaran.

Membuka Toko

Tahap selanjutnya adalah membuka toko. Pembukaan toko ini bisa dilakukan setelah segala item kesepakatan sudah direalisasikan.

Tentunya dengan menggunakan program promosi. Jika sudah dibuka, maka akan ditandatangani Perjanjian Waralaba selama 5 tahun.

Franchise Indomaret ini sangat prospektif, bahkan setiap tahunnya jumlah gerai naik secara signifikan.

Di tahun 2012 saja, sudah ada 7.200 gerai, melonjak jauh di tahun 2016 dengan angka 14.033. Sampai saat ini masih terus bertambah terus.

Nah, untuk modalnya sendiri, jika dihitung dengan biaya sewa gedung maka membutuhkan sekitar 800 sampai 1 miliar rupiah.

Biaya ini sangat relatif tergantung dari lokasi yang dipilih. Untuk estimasi balik modalnya adalah maksimal selama 43 bulan.

Tentunya potensinya sangat menggiurkan, bukan?

Franchise Alfamart

Saat ini, Alfamart merupakan pesaing utama dari perusahaan ritel Indomaret.

Dimana gerai di tahun 2012 saja sudah mencapai 7.063 unit dan berkembang pesat di 2016 menjadi 12.366 gerai. Sedangkan total produk yang dijual sejumlah 4.000 jenis.

Fasilitas yang tersedia pada franchise Alfamart pun tidak jauh berbeda dengan Indomaret.

Mulai dari instalasi listrik, franchise fee senilai Rp 45 juta rupiah dalam 5 tahun, shop sign, cash register dan sistem informasi ritel, pole sign, dan juga promosi serta persiapan gerai dibuka.

Untuk skema franchise Alfamart sendiri terdapat tiga jenis yang berbeda. Pertama, skema gerai baru.

Pada skema ini, franchisee akan mengajukan usulan lokasi dalam pembukaan gerai yang baru.

Selanjutnya, ada skema gerai baru-konversi yang mana franchisee akan mengajukan usulan mengenai lokasi berupa minimarket ataupun toko kelontong yang akan dikembangkan menjadi gerai Alfamart.

Terakhir, ada skema gerai take over yang mana franchisee akan mengambil alih gerai Alfamart yang telah berjalan.

Pembahasan kali ini akan difokuskan tentang bagaimana cara untuk membuka gerai baru atau merujuk pada skema yang pertama.

Adapun persyaratan yang mesti dipenuhi oleh franchisee, diantaranya:

  • Telah memiliki Badan Usaha berupa koperasi, CV, atau PT.
  • WNI
  • Mempersiapkan lokasi usaha yang sesuai dengan ketentuan (30 meter persegi sampai 100 meter persegi di luar gudang dan ruang admin) baik sewa ataupun milik pribadi.
  • Berbagai dokumen perizinan seperti SIUP, TDP, NPWP, dan sebagainya.
  • Menyiapkan dana investasi sekitar 300 hingga 500 juta rupiah sebagai franchise fee selama 5 tahun.
  • Bersedia ikut sistem serta prosedur yang berlaku.

BACA JUGA : 6 Syarat Membuat SIUP Perorangan yang Wajib

Gerai bisa dipilih sesuai dengan luas lahan yang Anda miliki. Beberapa tipe gerai yang ditawarkan diantaranya 9, 18, 36, dan juga 45 rak.

Adapun fasilitas yang akan diperoleh saat Anda bergabung franchise Alfamart diantaranya :

  1. Franchise fee Rp 45 juta selama 5 tahun.
  2. Peralatan gerai serta AC
  3. Sistem informasi ritel
  4. Perizinan gerai
  5. Shop sign serta sign pole
  6. Instalasi listrik.

Tahapan yang akan dilakukan sebelum gerai Alfamart dibuka adalah sebagai berikut :

  1. Presentasi awal : pengumpulan berbagai dokumen dan persyaratan yang dibutuhkan untuk franchise Alfamart.
  2. Evaluasi lokasi dan persetujuan : lokasi yang disiapkan akan ditinjau oleh pihak Alfamart, jika sudah sesuai, maka akan dilakukan berbagai persetujuan terkait dengan bisnis waralaba ini.
  3. Presentasi proposal
  4. Perjanjian Kerja sama : Apabila proposal sudah disetujui, maka akan dilakukan perjanjian kerja sama. Dilanjutkan dengan persiapan pembukaan toko seperti renovasi bangunan, membeli alat toko, seleksi karyawan, dan sebagainya.
  5. Pembukaan Gerai : Toko akan dibuka setelah semua item perjanjian kerja sama sudah direalisasikan.

Sebagai informasi tambahan, untuk lokasi franchise Alfamart yang ada pada kawasan kantor, rumah sakit, stasiun, bandara, maupun SPBU, luas lokasi hanya sekitar 80 meter persegi.

Untuk launching nilai investasinya pun bisa berubah sesuai dengan kondisi ketika gerai akan dibuka.

Saat ini, usaha waralaba patut untuk dipertimbangkan kembali, termasuk pada bisnis ritel.

Franchise Indomaret dan Alfamart adalah pilihan terbaik bagi Anda yang ingin mendapatkan keuntungan maksimal dengan risiko yang cenderung kecil.