Pengertian dan Fungsi Jurnal Pembalik Perusahaan Dagang

JURNAL PEMBALIK PERUSAHAAN DAGANG – Setiap perusahaan perlu mencatat hal-hal penting terkait aktivitasnya yang termasuk dalam ranah akuntansi.

Akuntansi tidak hanya mencakup proses pencatatan data tertentu saja tetapi juga mengelompokkan, mengolah, serta menyajikan data.

Akuntansi memiliki kaitan erat dengan pembukuan. Salah satu istilah yang dapat ditemui dalam akuntansi adalah jurnal pembalik perusahaan dagang.

Pengertian

Istilah jurnal pembalik perusahaan dagang atau Reversing Entry merujuk pada suatu jurnal yang digunakan sebagai jurnal penyesuaian.

Jurnal pembalik adalah sesuatu yang umum dibuat pada awal periode, yaitu setelah dilakukannya penutupan buku besar serta pembuatan neraca saldo pada periode sebelumnya.

Awal periode dalam akuntansi adalah masa-masa yang penting karena perusahaan perlu menyesuaikan kembali rekening akun  yang pernah atau telah dibuat pada periode sebelumnya.

Perusahaan dapat melakukan penyesuaian dengan cara menyusun jurnal pembalik untuk dapat membalik suatu akun jurnal penyesuaian tertentu.

Artinya, jurnal pembalik perusahaan dagang sangat diperlukan untuk menghindari atau meminimalisir resiko kesalahan pencatatan pada awal periode akuntansi yang baru.

Fungsi Jurnal Pembalik Perusahaan Dagang

Secara umum, fungsi jurnal pembalik perusahaan dagang adalah untuk menghindari kesalahan pencatatan pada awal periode yang baru.

Apabila diuraikan secara jelas, fungsi jurnal pembalik sebenarnya lebih banyak yaitu mempermudah pencatatan transaksi, meminimalisir kesalahan pencatatan serta menyederhanakan penyusunan jurnal pada periode akuntansi berikutnya.

BACA JUGA : 4 Step Membuat Jurnal Penutup Perusahaan Dagang + Contoh

Mempermudah pencatatan transaksi pada periode berikutnya

Transaksi yang dilakukan pada perusahaan baik perusahaan kecil maupun perusahaan besar pada dasarnya sama saja, yaitu harus dicatat dalam suatu buku atau jurnal.

Pencatatan ini sangat diperlukan agar aktivitas atau riwayat transaksi yang dilakukan suatu perusahaan dapat dimonitor atau diawasi.

Adanya proses pencatatan tersebut akan membuat setiap transaksi yang dilakukan suatu perusahaan menjadi transparan.

Akibatnya, perusahaan dapat melakukan kalkulasi atau perhitungan terhadap pendapatan maupun pengeluaran perusahaan.

Pencatatan harus selalu dilakukan setiap saat setiap kali ada transaksi, termasuk saat pergantian periode akuntansi.

Masa pergantian periode adalah masa yang membutuhkan perhatian khusus karena pada masa ini rawan terjadi kesalahan, terutama apabila transaksi dilakukan tak lama sebelum periode akuntansi berganti.

Jurnal pembalik ada untuk mengatasi masalah tersebut sehingga proses pencatatan pada periode berikutnya akan lebih mudah.

Meminimalisir kesalahan

Setiap hal yang berhubungan dengan keuangan memang sangat penting di dalam suatu perusahaan.

Betapa tidak, keuangan atau dana adalah salah satu sumber daya yang penting untuk aktivitas operasional perusahaan selain sumber daya manusia.

Kesalahan atau kekeliruan yang berkaitan dengan masalah keuangan akan memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap proses operasional perusahaan.

Artinya, pencatatan atau penyusunan riwayat transaksi keuangan harus dilakukan dengan akurat.

Sebagai jurnal yang dapat mempermudah proses pencatatan, jurnal pembalik dapat membantu perusahaan untuk menghindari atau meminimalisir kesalahan yang mungkin terjadi pada proses pencatatan transaksi.

Menyederhanakan penyusunan jurnal

Semakin besar suatu perusahaan, maka catatan yang harus dibuat juga semakin banyak. Tentunya hal ini akan sangat memberatkan bagi seorang akuntan.

Namun, adanya jurnal pembalik dapat membuat penyusunan jurnal pada periode akuntansi berikutnya menjadi lebih sederhana.

Kapan Jurnal Pembalik Dibutuhkan

Hal yang perlu diingat adalah tidak semua akun jurnal penyesuaian membutuhkan jurnal pembalik perusahaan dagang.

Akun jurnal penyesuaian yang membutuhkan jurnal pembalik ditandai dengan munculnya akun riil yang baru akibat akun jurnal penyesuaian tersebut.

Suatu akun jurnal penyesuaian juga membutuhkan jurnal pembalik apabila belum terlihat di neraca saldo. Berikut ini beberapa akun jurnal penyesuaian yang membutuhkan jurnal pembalik.

Pendapatan yang masih akan diterima

Pendapatan yang masih akan diterima maksudnya adalah pendapatan yang sudah terjadi, tetapi belum diakui sebagai pendapatan perusahaan karena beberapa alasan.

Agar tidak terjadi pencatatan dua kali, akun penyesuaian jurnal dengan kasus semacam ini membutuhkan jurnal pembalik perusahaan dagang.

Pendapatan yang diterima di muka (jika tercatat sebagai pendapatan)

Pendapatan yang diterima di muka artinya adalah pendapatan yang diterima oleh perusahaan pada awal transaksi sementara transaksi yang sebenarnya belum dilakukan kepada pelanggan.

Maksudnya, perusahaan telah menerima pembayaran atau pendapatan di muka dari pelanggan tetapi perusahaan belum memberikan apa yang dibutuhkan pelanggan.

Beban yang masih harus dibayar

Beban yang masih harus dibayar artinya adalah beban yang masih harus dikeluarkan atau dibayar oleh perusahaan pada akhir periode akuntansi sehingga perusahaan masih harus menanggung beban yang berlanjut tersebut pada periode akuntansi berikutnya.

Beban yang dibayar di muka (jika tercatat sebagai beban)

Beban di bayar di muka maksudnya adalah beban yang telah dibayarkan oleh perusahaan, tetapi belum dicatat sebagai beban pada periode tersebut.

Pemakaian atas perlengkapan

Perlengkapan yang digunakan oleh perusahaan secara terus-menerus kemudian dicatat sebagai beban juga membutuhkan jurnal pembalik perusahaan dagang.

Tinggalkan komentar