Pengertian Komputer Akuntansi dan Seluk Beluknya

KOMPUTER AKUNTANSI – Pencatatan keuangan merupakan elemen yang sangat penting untuk menunjang kegiatan operasional suatu bisnis.

Pencatatan keuangan disajikan dengan benar sehingga memudahkan stakeholder untuk menganalisis kinerja dari perusahaan tersebut.

Pada awalnya, pencatatan keuangan dilakukan secara manual. Namun, saat ini terdapat komputer akuntansi yang semakin memudahkan pencatatan keuangan.

Nah, apa itu komputer akuntansi? Mari membahasnya lebih lanjut pada ulasan di bawah ini!

Pengertian Komputer Akuntansi

Komputer akuntansi merupakan sistem akuntansi yang mana komputer dimanfaatkan untuk menjalankan aplikasi yang dipakai untuk mengolah transaksi akuntansi dan juga laporan keuangan di perusahaan.

Saat ini, terdapat berbagai macam jenis aplikasi akuntansi yang berbasis komputer untuk mengolah data keuangan dari suatu perusahaan.

Semisal, MYOB Accounting, ACCURATE V3 Standard, KRISHAND, K-Sistem Indonesia, SAGE ACCPAC, Cash Register, Ledger Plus, Peachtree, Payroll, dan sebagainya.

Dengan komputer akuntansi, maka pemrosesan data menjadi informasi dilakukan dengan lebih cepat dan tepat.

Kemajuan ini memberikan dampak signifikan pada semua aspek pada kegiatan usaha.

Pada sistem akuntansi manual, masukan data atau input diproses dalam bentuk informasi sebagai output menggunakan tangan.

Sedangkan pada komputer akuntansi, atau kerap disebut juga dengan PDE (Pemrosesan Data Elektronik), data (input) diproses dalam bentuk informasi secara komputerisasi.

Salah satu keuntungannya adalah lebih cepat, tepat, dan mudah. Akan tetapi, ada juga beberapa risiko sebagai ancaman.

Mulai dari penggunaan teknologi tidak layak, pengulangan kesalahan, kesalahan berantai, pemasukan data yang tidak tepat, serta pemrosesan yang tidak logis.

Manfaat Komputer Akuntansi

Terdapat beberapa manfaat dari komputer akuntansi, diantaranya:

  1. Bisa menyediakan informasi secara akurat serta tepat waktu sehingga bisa melakukan aktivitas utama value chain dengan efektif dan efisien.
  2. Meningkatkan adanya sharing knowledge.
  3. Bisa menambah tingkat efisiensi kerja pada bagian keuangan.
  4. Meningkatkan kualitas serta mengurangi biaya jasa maupun produk.
  5. Meningkatkan kemampuan untuk mengambil keputusan strategis perusahaan.
  6. Meningkatkan efisiensi kinerja keuangan perusahaan.
  7. Mencegah kekeliruan disebabkan tingkat ketelitian serta fokus komputer sangat tinggi.
  8. Pencetakan dokumen secara otomatis.
  9. Dapat menyusun laporan secara otomatis serta posting otomatis.

Keunggulan Komputerisasi Akuntansi

Ketimbang sistem manual, komputer akuntansi memiliki beberapa keunggulan, diantaranya:

  1. Menyederhanakan proses penyimpanan catatan. Yang mana setiap transaksi dicatat pada bentuk elektronik serta di saat yang sama bisa di-posting otomatis pada akun-akun di buku besar serta buku besar pembantu.
  2. Menyediakan informasi saldo akun terkini untuk mendukung pengambilan keputusan dikarenakan saldo akun di-posting semenjak transaksi muncul.
  3. Lebih akurat ketimbang sistem akuntansi manual.
  4. Sistem otomatisasi pada komputer menjadikan sistem akuntansi menjadi lebih akurat dan terpercaya. Sehingga, pengelolaan data dapat dilakukan secara cepat. Terlebih perhitungan data bisa disusun dengan sistem yang canggih.
  5. Memudahkan dalam akses data, terlebih saat mengelola data secara online. Sehingga, perusahaan tetap produktif dalam menyelesaikan laporan keuangan. Pun, data keuangan dapat diakses di mana saja dengan sistem online.
  6. Data lebih terjamin keamanannya. Serta mempunyai akurasi yang tinggi. Sebab, semua software akuntansi telah dikembangkan secara baik, sehingga bisa dipakai hingga hal yang detail. Apabila data telah masuk, maka data akan melalui proses hitung otomatis.
  7. Visualisasi data yang beragam karena adanya tampilan dengan berbagai format yang berbeda. Mulai dari tabel, grafik, serta statistik.

Beberapa Komputer Akuntansi yang Kerap Digunakan

Dari sekian banyak komputer akuntansi, beberapa yang akan dibahas berikut ini adalah yang paling populer dan banyak digunakan. Diantaranya:

1. MYOB

MYOB sangat populer sebagai sistem komputerisasi akuntansi dikarenakan tingkat keamanan yang tinggi, user friendly, memiliki kemampuan eksploring yang baik, serta bisa diaplikasikan dalam 105 jenis perusahaan.

Terdapat tiga versi dari aplikasi ini, meliputi MYOB Basic yang lebih sederhana serta tidak mempunyai modul inventory, MYOB Accounting yang lebih lengkap serta dilengkapi fitur yang bisa melacak inventory.

Ada juga MYOB Primer yang mempunyai fitur paling lengkap dengan fasilitas berupa transaksi multi currency serta bisa melacak transaksi inventory antar gudang atau multi user.

2. DEA atau Dac Easy Accounting

DEA adalah software akuntansi dengan ragam modul yang terintegrasi yang dapat mengolah data akuntansi sehingga bisa menghasilkan laporan keuangan.

Kelebihan dari DEA diantaranya tidak membutuhkan spesifikasi komputer yang terlalu tinggi.

Bahkan, dapat berjalan pada komputer dengan pentium I.

Selain itu, DEA juga memiliki respon yang cepat dan real time sehingga saat listrik padam, maka data yang telah diinput akan disimpan pada database.

Akan tetapi, komputer akuntansi yang satu ini juga memiliki beberapa kekurangan, seperti cukup lambat dalam pengukuran efisiensi absolut.

Selain itu, uji hipotesis statistiknya sulit untuk dilakukan, serta memakai rumusan linier programming yang terpisah untuk setiap UKE.

Tampilan menunya juga kurang menarik ketimbang software akuntansi yang lain.

3. Accurate V3 Standard

Beberapa modul yang terdapat pada software akuntansi yang satu ini meliputi account receivable, account payable, inventory, serta general ledger.

Masing-masing modul terintegrasi satu sama lain. Sehingga, 2 client dapat menginput pada satu database pada waktu yang bersamaan.

Terdapat banyak fitur yang ada pada komputer akuntansi yang satu ini.

Diantara fitur-fitur tersebut adalah pajak masukan pada modul pembelian, penambahan modul rekonsiliasi bank, perhitungan komisi sale man yang lengkap, 10 custom field yang ada pada semua form yang ada hubungannya dengan item, freight atau ongkos kirim untuk modul penjualan dan pembelian.

Akan tetapi, kekurangan dari software ini adalah single login atau hanya dapat login dengan user supervisor, tidak dapat membuka database secara remote, tidak dapat dimigrasikan maupun pindah pada komputer yang lain, tidak dapat dipakai oleh multiple user serta tidak diperkenankan menambah license.

4. Krishand

Krishand merupakan software yang akan membantu dalam persiapan formulir pajak sehingga lebih praktis dan efisien tanpa dipusingkan dengan berbagai masalah.

Ada banyak laporan internal yang tersedia dalam membantu menganalisa data yang sudah diinput.

Software ini juga bisa dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan perusahaan laiknya setting print out di blanko SSP maupun faktur, impor data PPh untuk membuat bukti, impor data Faktur Pajak Keluaran dan Masukan dari file Excel.

Kelebihan dari software ini adalah lebih cepat dan akurat, praktis, bisa review setiap waktu dan memungkinkan review serta menampilkan lagi berkas pajak lama tanpa mencari arsip fisik berkas.

BACA JUGA : 6 Hal yang Harus Diketahui Tentang NTPN Pajak

Pun, lebih up to date karena semua formulir perpajakan tersedia pada aplikasi adalah formulir terbaru yang sesuai peraturan perpajakan terakhir, kerja lebih efektif, efisien, serta hemat waktu.

Akan tetapi, kekurangan dari software ini adalah tidak mengetahui bagaimana cara untuk mengembangkan OSS, model bisnis tidak mengikuti pola bisnis software proprietary, tidak terdapat dukungan komersial, serta terlalu banyak variasi OSS 6.

Demikian pembahasan mengenai komputer akuntansi yang dapat Anda manfaatkan untuk mempermudah siklus akuntansi pada perusahaan, lembaga, hingga di organisasi.

Penerapan otomatisasi pada komputer akuntansi akan membuat catatan transaksi menjadi lebih sederhana.

Tinggalkan komentar